Kalbar-Sarawak Perkuat Kerja Sama Perdagangan, Pariwisata, dan Pendidikan

Uray Ronald • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:34 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan berbincang dengan Konsul Malaysia yang baru, Ilham Juhri membahas penguatan kerja sama perdagangan, pendidikan, dan konektivitas PLBN. (Adpim Kalbar)
Gubernur Kalbar Ria Norsan berbincang dengan Konsul Malaysia yang baru, Ilham Juhri membahas penguatan kerja sama perdagangan, pendidikan, dan konektivitas PLBN. (Adpim Kalbar)

 

PONTIANAK POST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Konsulat Malaysia di Pontianak memperkuat peluang kerja sama Kalbar-Sarawak, terutama dalam perdagangan lintas batas, pendidikan, pariwisata, dan hubungan antarmasyarakat.

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan perdana Konsul Malaysia yang baru untuk Kalimantan Barat, Ilham Juhri, di Pontianak, Kamis (8/10).

Ilham menggantikan Azizul Zekri bin Abdul Rahim yang sebelumnya bertugas sebagai Konsul Malaysia di Kalbar.

Baca Juga: Baru Sebulan di Pontianak, Konsul Malaysia Idham Zuhri Mengaku Merasa Seperti di Rumah

Perdagangan Lintas Batas Jadi Peluang Kerja Sama

Ria Norsan mengatakan kedekatan historis, budaya, sosial, dan ekonomi antara Kalbar dan Sarawak menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama kedua wilayah.

Menurut dia, posisi geografis Kalbar yang berbatasan langsung dengan Sarawak membuka peluang pengembangan perdagangan, konektivitas wilayah, pendidikan, hingga pariwisata.

Sejumlah pintu perbatasan, yakni Aruk, Entikong, dan Badau, juga memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi dan interaksi sosial masyarakat kedua wilayah.

“Kalbar adalah beranda depan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Sarawak. Banyak kerja sama yang dapat terus kita tingkatkan, mulai dari perdagangan lintas batas, konektivitas, pendidikan, pariwisata, hingga berbagai isu strategis di kawasan perbatasan,” kata Ria Norsan.

Ia berharap penguatan hubungan Kalbar-Malaysia dapat membuka peluang investasi sekaligus memperluas manfaat kerja sama bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perbatasan.

Baca Juga: Kapolda Kalbar dan Konsul Malaysia Bertemu, Bahas SOSEK Malindo hingga Keamanan Perbatasan

Konsul Malaysia Siap Perkuat Hubungan Kalbar-Sarawak

Sementara itu, Ilham Juhri mengapresiasi sambutan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat kerja sama yang telah dirintis oleh konsul sebelumnya.

Ilham menilai potensi kemitraan Kalbar-Sarawak masih terbuka luas, terutama dalam fasilitasi perdagangan, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat.

“Saya melihat potensi kerja sama Kalbar-Sarawak sangat besar. Fokus saya adalah memperkuat fasilitasi perdagangan, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat. Kami juga siap bersinergi dengan Pemprov Kalbar untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas di kawasan perbatasan,” tuturnya.

Ilham, yang sebelumnya bertugas di Argentina, juga berencana mengunjungi sejumlah wilayah perbatasan di Kalbar. Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung kondisi lapangan dan aktivitas masyarakat.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Konsulat Malaysia dan Pemprov Kalbar dalam mengembangkan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
Ilham Juhri perdagangan lintas batas Kalbar kerja sama Kalbar Malaysia ria norsan Konsul Malaysia Pontianak