PANU, kadas atau kurap merupakan penyakit yang tidak asing di kalangan masyarakat. Sebenarnya persamaan dari penyakit ini adalah penyakit ini sama-sama digolongkan ke dalam penyakit jamur. Hanya perbedaannya kadas atau kurap disebabkan oleh jamur dermatofita sedangakn panu disebabkan oleh ragi jamur.
Panu atau yang dikenal dalam istilah kedokteran sebagai pitiriasis versikolor merupakan penyakit yang terdapat di seluruh dunia terutama di negara yang beriklim tropis dan kelembaban yang tinggi seperti di Indonesia. Penyakit ini dapat menyerang semua ras, semua usia baik laki-laki maupun perempuan. Panu dimasukkan ke dalam divisi penyakit jamur, penyakit ini disebabkan oleh Malassezia spp. Malassezia spp ini terdiri dari 13 spesies dan merupakan bagian flora kulit yang normal pada manusia maupun binatang, terutama pada kulit yang berminyak. Malassezia spp ini dapat bersifat saprofit (merugikan) pada keadaan tertentu.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya panu bisa disebabkan karena faktor dalam maupun faktor luar. Faktor dari dalam yaitu meliputi faktor keturunan, kurang gizi, kekebalan tubuhnya menurun atau tidak ada, dan meningkatnya produksi sebum (minyak) di kulit. Faktor dari luar meliputi pakaian yang tertutup dan tidak menyerap keringat, daerah dengan kelembapan dan temperatur tinggi dan higienitas kurang.
Penyakit ini gambaran klinisnya dapat berupa bercak dengan berbagai macam warna mulai dari kemerahan, putih sampai coklat, berbatas tegas dan bersisik halus. Panu bisa terdapat di seluruh tubuh terutama daerah lengan atas, dada, perut dan punggung. Keluhan yang ditimbulkan dari panu yiaitu gatal ringan. Kadang tanpa keluhan.
Pengobatan penyakit ini dapat menggunakan sampo selenium sulfida 2,5 % 1 kali per hari dioleskan, setelah itu diamkan 10 menit kemudian dibilas. Ulangi setiap hari selama 2 minggu. Untuk mencegah kekambuhan dapat diulangi 1-2 kali per bulan. Selain itu dapat diberikan ketoconazol krim 2 % atau ketoconazol sampo. Cara penggunaannya sampo ketoconazol dioleskan kemudian dibiarkan selama 5 menit, diulangi 3 hari berturut-turut.
Selain penggunaan obat oles dapat diberikan obat minum tergantung dari gambaran klinis penyakitnya luas atau pun belum sembuh setelah diberikan obat oles. Obat-obat minum yang dapat diberikan seperti ketoconazol, itraconazol atau flukonazol.
Kadas atau kurap dalam bahasa kedokteran dikenal sebagai tinea. Di masyarakat, tinea sering kali dianggap penyakit jamur pada kaki saja padahal tinea bisa menyerang dari rambut sampai ke kaki. Tinea tersebut ada bermacam-macam tergantung dari bagian tubuh yang terkena, Penyakit ini lebih banyak pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Faktor-faktor yang merpengaruhi timbulnya penyakit ini yaitu daerah tropis, kegemukan, higiene yang buruk, penderita yang sakit keras dan penyakit kencing manis.
Gambaran klinis kadas atau kurap tergantung daerah tubuh yang terkena. Tinea capitis infeksi yang menyerang kulit kepala dan rambut. Dapat ditularkan melalui sisir, sarung bantal, topi, mainan, kursi bioskop. Keluhan utamanya gatal. Gambaran klinis awalnya dapat berupa bentol-bentol merah kecil di sekitar rambut, melebar membentuk bercak, menjadi pucat dan bersisik. Rambut mudah patah, terlepas dari akarnya sehingga mudah dicabut dengan pinset tanpa rasa nyeri. Setelah itudapat timbul peradangan hebat, pembengkakakan menyerupai sarang lebah, menimbulkan jaringan parut yang menetap. Ada juga yang terbentuk titik-titik hitam pada kulit kepala akibat patahnya rambut yang terinfeksi tepat di muara folikel.
Tinea pedis infeksi pada kaki, sela jari dan telapak kaki sedangkan tinea manus infeksi pada tangan. Dapat timbul akibat pemakaian sepatu yang tertutup, tertular melalui kolam renang, tempat shower dan kamar mandi umum. Gambarannya dapat berupa lenting-lenting, bentol-bentol kemerahan dengan sisik.
Tinea unguium infeksi pada kuku. Faktor yang berpengaruh pada timbulny penyakit ini yaitu trauma, tangan dan kaki yang sering berkeringat, daya tahan tubuh rendah, kelainan lempeng kuku oleh berbagai sebab. Biasanya dimulai dari tine pedis ataupun manus meluas ke dasar kuku. Jamur menyerang bagian ujung kuku terjadi penebalan lempeng kuku.
Tinea cruris merupakan infeksi pada sela paha, daerah di sekitar alat kelamin dan anus. Dapat meluas ke daerah pantat dan daerah rambut kelamin. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit ini yaitu gesekan maupun lembab. Gambarannya bisa berupa bercak kemerahan dengan sisik. Biji pelir dan penis tidak terkena.
Pengobatannya dapat berupa obat oles maupun obat minum. Pemilihan obat tergantung dari lokasi dan perluasan infeksi, tingkat radangnya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Obat oles yang dapat diberikan yaitu terbinafine salep 2 kali sehari selama 4 minggu atau ketoconazol salep. Obat minum dapat berupa itraconazole dan terbinafine.
Penulis adalah dokter RSUD dr Agoes Djam Ketapang Kalimantan Barat Editor : Misbahul Munir S