Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pelajaran Bermakna dari Iduladha

Hanif • Jumat, 29 Mei 2026 | 11:04 WIB
Solihin Hz
Solihin Hz

Oleh: Sholihin HZ*

Iduladha adalah peristiwa yang berulang terjadi sebagaimana makna ‘id. Berulangnya peristiwa ini sesungguhnya sarat dengan pesan yang terkandung di dalamnya. Peristiwa ini bukan sekedar kejadian dimasanya yang sebatas penyembelihan hewan. Sesungguhnya persitiwa di kala itu memuat pelajaran bermakna. Apa pelajaran bermaknanya?

Pertama, peristiwa kurban adalah cara Allah SWT menguji hamba-Nya terkait kepemilikan harta. Karakter manusia adalah senang pada perhiasan dan harta.  Firman Allah SWT dalam Qs. Al Humazah: 3, "Dia (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya."

Cara berpikir yang harus dibenahi adalah banyaknya harta dikira dapat mengekalkan dan bahkan bisa membahagiakannya. Sejarah mencatat bagaimana karakter nabi Sulaiman dan karakter Qarun sebagai seorang yang diberikan kelebihan harta, tetapi dengan ending atau akhir cerita yang berbeda. Nabi Sulaiman diberikan kelebihan harta dan digunakan sebagai media mendekatkan diri kepada Allah SWT. Qarun diberikan kelebihan harta, tetapi digunakan sebagai branding karakter manusia yang pelit, tamak dan membanggakan harta kekayaannya.

Pada aspek ini, kurban sesungguhnya mengikis dan mengurangi kecintaan manusia pada harta. Cinta harta adalah wajar. Namun, jika obsesi pada harta melebihi kecintaan pada lainnya dan cinta harta sehingga tidak dermawan, inilah yang dikecam oleh agama.

Kedua, peristiwa kurban mengajarkan pada kita bahwa ia adalah bentuk dari syukur atas banyak nikmat yang Allah SWT berikan. Firman  Allah SWT dalam Qs. Al Kautsar menyebutkan hal ini, “(1) Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak. (2) Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah! (3) Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah)." Banyaknya nikmat Allah SWT maka bersyukurlah dengan mendirikan salat dan berkurban.

Ketiga, ayat kedua Qs. Al Kautsar dengan kalimat: maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah”, bermakna bahwa bersyukur tidak boleh sebatas dengan ucapan saja atau kailmat hamdalah tetapi harus diwujudkan dengan mengeluarkan harta dengan berbagi. Di sinilah sesungguhnya yang berat untuk dilakukan. Ancaman bagi mereka yang memiliki kelebihan harta namun tidak berinfak, sedekah dan apalagi berkurban.

Ditegaskan dengan pernyataan Nabi SAW, merujuk kepada Hadis dari Abu Hurairah ra. Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang mempunyai kelapangan rezeki (harta) tetapi tidak mau berkurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat sholat kami." (HR Ahmad (2/321), Ibnu Majah 3123, Al-Hakim (4/349), Ad-Daruquthni, Al-Baihaqi).

Keempat, menunjukkan lagi-lagi bahwa Islam bukan sebatas agama yang sibuk dengan untaian biji tasbih, tadarus Quran dan haji berkali-kali, tetapi Islam adalah agama yang mengetuk hati orang kaya untuk berbagi dengan orang lain apalagi yang termasuk kategori mustadh’afin (orang-orang lemah).

Jadi Islam adalah agama sosial yang wujudnya nampak dari perilaku ketaatan pemeluknya pada perintah-perintah agamanya. Berkurban dengan memotong hewan sebagaimana syariat agama adalah ajaran dan ajakan untuk peduli pada orang lain. Berkurban adalah didikan untuk bagi pemilik harta bahwa pada harta yang dimiliki ada bagiannya untuk orang lain. Sekali lagi, mencintai harta adalah kecenderungan manusia. Namun, harta bisa mengantarkan seseorang pada surga-Nya Allah SWT dan ada yang mengantarkannya pada nerakanya Allah SWT.

Pada pilihan yang mana kita? Semoga Allah memberikan kelebihan pada kita dan mengarahkan jalan hidup kita untuk berbagai kebaikan dengan orang lain. Sesungguhnya Islam adalah agama ritual dan juga agama sosial yang memperhatikan hak hidup orang lain. Semoga.**

 

*Penulis adalah Kepala MAN 1 Pontianak.

Editor : Hanif
#kepedulian sosial #ibadah kurban #Keikhlasan #iduladha #syukur