Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua DPRD Ketapang Tampung Aspirasi Warga Suka Baru, Usulan Pembangunan Diminta Lengkapi Data

A
Penulis: Ahmad Sofi❯
Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, melakukan tatap muka dengan warga Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (4/11) malam. (ISTIMEWA)
Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, melakukan tatap muka dengan warga Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (4/11) malam. (ISTIMEWA)

Advertisement

PONTIANAK POST - Berbagai persoalan pembangunan masih menjadi harapan masyarakat di penjuru Ketapang. Mulai dari infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, ketersediaan air bersih, hingga perbaikan tanggul dan saluran air asin yang mengganggu lahan pertanian. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh warga Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong kepada Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, Rabu (4/11). Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sholeh menyampaikan bahwa seluruh aspirasi akan menjadi bahan perhatian dan diperjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku.

“Setiap usulan perlu didukung data yang lengkap, seperti lokasi, titik koordinat, foto kondisi lapangan, dan keterangan kebutuhan teknis,” ungkap Sholeh di hadapan warga.

Dia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan perangkat daerah untuk memastikan kewenangan penanganan, kelengkapan administrasi, serta kesesuaian usulan dengan dokumen perencanaan pembangunan. Hal ini diperlukan agar aspirasi masyarakat dapat diproses melalui jalur yang tepat.

Sholeh menjelaskan bahwa realisasi pembangunan harus melalui tahapan perencanaan dan pembahasan anggaran serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, masyarakat dan pemerintah desa diharapkan terus berkoordinasi dan melengkapi dokumen pendukung.

Dia berharap aspirasi masyarakat Desa Suka Baru dapat terinventarisasi dengan baik dan menjadi bahan perjuangan DPRD dalam mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Advertisement

“Mendengar aspirasi dari masyarakat ini menjadi bagian dari upaya DPRD untuk menyerap kebutuhan warga secara langsung dan mengawal aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme pemerintahan yang tepat,” pungkas Sholeh. (afi)

Advertisement

Artikel Terkait

Akhir Pelarian Amok, Bandar Sabu Ketapang, Terancam Hukuman Mati

Akhir Pelarian Amok, Bandar Sabu Ketapang, Terancam Hukuman Mati

Penangkapan seorang residivis yang diduga menjadi bandar sabu di Ketapang mengungkap uang tunai Rp112,32 juta yang menurut polisi merupakan

Bupati Ketapang Mediasi Sengketa Lahan di Manis Mata, 31 Titik Bidang Tanah Diverifikasi

Bupati Ketapang Mediasi Sengketa Lahan di Manis Mata, 31 Titik Bidang Tanah Diverifikasi

Bupati Alexander Wilyo meminta pemeriksaan 31 titik lahan di Lembah Mukti untuk memastikan status tanah dan melindungi hak masyarakat.

Operasi Patuh Kapuas 2026 di Ketapang Catat 248 Pelanggaran dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Operasi Patuh Kapuas 2026 di Ketapang Catat 248 Pelanggaran dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Satlantas Polres Ketapang mencatat 248 pelanggaran selama sepekan Operasi Patuh Kapuas 2026, terdiri dari teguran, tilang manual, dan ETLE M

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer