PONTIANAK - Sekertaris Umum Sepak Bola Wanita PSSI Kalimantan Barat Iswandi mengajak semua pengurus Askot dan Askab PSSI se Kalbar untuk melirik potensi sepak bola wanita yang menurutnya berpeluang bisa bersaing di kancah sepak bola nasional.
“Kalau mengacu dari agenda PSSI setiap tahunnya ada Liga Pertiwi.
Kami harap seluruh pengurus Askot dan Askab PSSI Kalbar bisa melaksanakan kegiatan ini,” ujar Embe sapaan karibnya.
Kota Pontianak sudah memulai kegiatan dengan perhelatan Turnamen sepak bola wnaita.
Bahkan Disporapar Pontianak mendukung dan ingin agar turnamen sepak bola wanita bisa diadakan lebih dari satu kali dalam setahun.
Apa yang dilakukan Askot PSSI Pontianak bisa menjadi contoh kabupaten lainnya untuk melaksanakan agenda yang sama. Yaitu melahirkan klub-klub sepak bola wanita.
Menurutnya sepak bola wanita berpotensi dapat bersaing di skala nasional. Berbeda dengan sepak bola laki-laki, dimana untuk menuju jenjang lebih tinggi mereka harus melewati Liga 3, Liga 2 barulah ke Liga 1. Ini butuh biaya besar dan persaingan sangat ketat.
Namun untuk sepak bola wanita potensi prestasi nasional terbuka. Sebab saat ini semua daerah tengah memulai. Artinya pembinaan dilakukan bersamaan.
Potensi sepak bola wanita Kalbar mampu berprestasi sebagai dasar adalah banyaknya turnamen sepak bola wanita di Kalbar yang digelar.
Adanya helatan tarkam tersebut menjadi wadah awal dalam pembentukan atlet sepak bola wanita berprestasi di Kalbar.
“Buktinya sudah ada, beberapa pemain sepak bola wanita Kalbar mampu bersaing di level nasional.
Ayo kita bersama-sama bangun sepak bola wanita menuju prestasi,” ajaknya.(iza)
Editor : A'an