Manchester United Terpuruk, Gary Neville dan Jamie Carragher Desak Carrick Segera Dipecat

PONTIANAK POST - Michael Carrick terancam kehilangan jabatan sebagai pelatih kepala Manchester United setelah timnya kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026), yang memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi delapan pertandingan di semua kompetisi.
Mantan pemain Manchester United, Gary Neville dan Pundit Sepak Bola Jamie Carragher, secara terbuka mendesak klub segera mengambil keputusan mengenai masa depan Carrick.
Kekalahan tersebut juga membuat Manchester United berada tepat di atas zona degradasi Premier League di tengah awal musim yang disebut sebagai yang terburuk sepanjang sejarah klub di kompetisi tersebut.
Neville Prediksi Carrick Segera Dipecat
Neville menilai posisi Carrick akan semakin sulit dipertahankan setelah Manchester United kembali gagal meraih kemenangan.
“Akan menjadi sangat sulit bagi Michael Carrick untuk terus menjadi manajer Manchester United,” kata Neville dalam komentarnya saat pertandingan di Sky Sports.
Baca Juga: Eddie Howe dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat Terdepan Pelatih Baru Manchester United
Dalam podcast-nya, mantan bek Manchester United itu memperkirakan manajemen klub akan segera mengambil keputusan. “Mereka mungkin akan memecatnya,” ujar Neville.
Neville juga mengkritik kondisi internal klub dan menilai para pemilik, jajaran pengelola sepak bola, serta para pemain telah mengecewakan pendukung Manchester United.
Ia memperkirakan keputusan mengenai Carrick dapat memicu reaksi negatif dari suporter, meskipun perubahan tersebut dinilainya mungkin diperlukan.
Carragher Desak Keputusan Segera
Carragher bahkan meminta Manchester United mengakhiri kerja sama dengan Carrick pada malam setelah kekalahan dari Bournemouth.
“Michael Carrick harus dibebastugaskan malam ini, bukan hanya demi kebaikan Manchester United, tetapi juga demi kebaikan Michael Carrick sendiri,” kata Carragher.



