Pemkab Sintang Manfaatkan Profiling ASN untuk Petakan Kompetensi dan Pengembangan Karier Pegawai

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang memanfaatkan profiling aparatur sipil negara (ASN) untuk memetakan kompetensi, potensi, dan kinerja pegawai sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier serta penempatan jabatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus mengatakan, pemetaan tersebut penting agar setiap ASN dapat ditempatkan sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi. Ia mengapresiasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang memfasilitasi profiling ASN Pemkab Sintang tanpa biaya.
“Peserta tidak perlu terburu-buru mengerjakan soal karena waktu yang tersedia mencapai tiga jam. Fokuslah pada kemampuan diri sendiri, bukan membandingkan hasil dengan orang lain. Dokumen kepegawaian yang diperlukan juga dapat diunggah melalui MyASN,” ujar Kartiyus, Rabu (28/10).
Baca Juga: Dukung Satu Data ASN, 81 Pegawai Kemenkum Kalbar Raih Kategori Arsip Digital Sangat Lengkap
Ia menjelaskan, hasil profiling diharapkan membantu pemerintah daerah menyusun program pengembangan kompetensi, pembinaan karier, pengisian jabatan, hingga penerapan manajemen talenta. Pengelolaan pegawai, lanjutnya, tidak cukup hanya melihat masa kerja dan kelengkapan administrasi, tetapi perlu mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, integritas, kinerja, serta rekam jejak.
“Melalui pemetaan ini, kita ingin memastikan prinsip orang yang tepat berada pada posisi yang tepat dapat diterapkan dalam birokrasi. Penempatan harus mempertimbangkan kemampuan pegawai sekaligus kebutuhan organisasi,” jelas Kartiyus.
Kartiyus mengingatkan bahwa hasil profiling tidak menjadi satu-satunya penentu keputusan kepegawaian. Data tersebut tetap harus dipadukan dengan penilaian kinerja, kualifikasi, rekam jejak, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga berharap peserta mengikuti seluruh tahapan dengan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
"Profiling ini bukan sesuatu yang perlu dicemaskan, tapi bisa menjadi sarana untuk mengetahui keunggulan sekaligus kekurangan yang masih harus diperbaiki," tutupnya. (nda)



