PONTIANAK POST - Sebanyak 25 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) habis terjual dalam dua jam di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Beras tersebut dijual seharga Rp59.000 per paket dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Singkawang bersama Bulog, Selasa (13/10/2026).
Harga ini di bawah harga eceran tertinggi (HEt) beras SPHP Rp62.500 per kemasan 5 kg. Adapun total beras yang disediakan dalam kegiatan ini mencapai 5.000 paket dengan berat masing-masing 5 kilogram.
Kegiatan itu berlangsung pukul 09.00-11.00 WIB di Polsek Singkawang Utara, Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Setapuk Besar.
Warga datang secara bergantian untuk membeli beras hingga seluruh persediaan habis. Berdasarkan keterangan penyelenggara, kegiatan tersebut membantu sekitar 700 warga memperoleh beras dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemprov Kalbar Siapkan Hampir 10 Ton Beras dalam Gerakan Pangan Murah
Polres Singkawang Gelar Bakti Kesehatan Gratis
Selain menjual beras SPHP, Polres Singkawang juga menggelar bakti kesehatan gratis bagi anggota Polri dan masyarakat umum.
Pelayanan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan untuk membantu mendeteksi dini gangguan kesehatan sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri Kapolsek Singkawang Utara AKP Sobitun, Kasat Binmas Polres Singkawang IPTU Budi Anggoro, Wakapolsek Singkawang Utara IPTU Tarkadi, Ps. KBO Satbinmas AIPTU Awaludin, serta Ps. Kasidokes Polres Singkawang Masniardi.
Baca Juga: 5.000 Paket Beras SPHP Ludes di Gerakan Pangan Murah Singkawang, 2.500 Warga Ikut Mengantre
Personel Satbinmas, Polsek Singkawang Utara, dan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Singkawang turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Melalui kerja sama dengan Bulog Cabang Singkawang, Polres Singkawang mendukung upaya menjaga keterjangkauan harga beras dan akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok," kata AKP Sobitun.
Menurutnya, kegiatan yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan itu juga menjadi bagian dari upaya Polres Singkawang memberikan pelayanan kepada masyarakat.*
Editor : Uray RonaldSumber : Humas Polri