Resident Evil Hadirkan Bryan, Protagonis Biasa yang Harus Bertahan dari Wabah Zombi

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 17:49 WIB
Bryan (Austin Abrams) harus mengantar paket medis ke rumah sakit Raccoon City sebelum dia dan orang-orang terinfeksi virus mematikan
yang mengubah mereka menjadi makhluk buas. (COLUMBIA PICTURES/SONY PICTURES/DOK JAWAPOS)
Bryan (Austin Abrams) harus mengantar paket medis ke rumah sakit Raccoon City sebelum dia dan orang-orang terinfeksi virus mematikan yang mengubah mereka menjadi makhluk buas. (COLUMBIA PICTURES/SONY PICTURES/DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Bagaimana jika dunia Resident Evil tidak dihadapi seorang agen atau petarung tangguh, melainkan orang biasa yang bahkan tidak tahu cara menggunakan senjata?

Pertanyaan itu menjadi salah satu pendekatan dalam instalasi terbaru Resident Evil.

Bryan Hanya Kurir Medis

Bryan (Austin Abrams) merupakan kurir medis yang kerap mendapat tugas mengantarkan organ atau obat. Suatu malam, setelah menyelesaikan pengantaran, dia diminta membawa sebuah paket ke Raccoon City, kota terpencil di balik gunung.

Baca Juga: 12 Referensi Game Resident Evil yang Muncul dalam Film Zach Cregger

Karena ditawari bayaran lebih, Bryan menerima pekerjaan tersebut.

Namun, perjalanan menuju Raccoon City berubah menjadi pengalaman mengerikan.

Mobilnya menabrak seorang perempuan yang ternyata masih hidup, tetapi tubuhnya berlumuran darah dan perilakunya aneh.

Baca Juga: Resident Evil 2026: Zach Cregger Bawa Penonton ke Teror Zombie yang Tak Terduga

Bryan kemudian melihat perempuan tersebut menyerang seorang polisi. Tidak memahami apa yang sebenarnya terjadi, dia berusaha menyelamatkan diri.

Terjebak Wabah Virus

Pelarian itu justru membawa Bryan ke Raccoon City. Di sana, dia mengetahui bahwa virus sedang menjangkiti warga kota.

Paket yang dibawanya ternyata dibutuhkan untuk membantu memulihkan kondisi tersebut.

Baca Juga: Film Reboot Resident Evil Raup 8,8 Juta Dolar AS dari Pemutaran Awal

Bryan pun harus berpacu dengan waktu untuk mengantarkan paket ke RSU Raccoon City agar para ilmuwan dapat membuat penawar virus.

Masalahnya, Bryan kemudian digigit salah satu korban infeksi.

Dalam kondisi terinfeksi, dia tetap harus bertahan hidup sekaligus menyelesaikan tugasnya.

Bukan Pahlawan, Hanya Orang Biasa

Konsep tersebut membuat Bryan berbeda dari protagonis Resident Evil sebelumnya seperti Alice atau Jill Valentine.

Baca Juga: Film The End of Oak Street Hadirkan Teror Dinosaurus Tanpa Teknologi Modern

Bryan tidak memiliki pengetahuan tentang wabah zombi, tidak mahir menggunakan senjata, dan lebih sering harus berlari ketika menghadapi serangan.

Sutradara sekaligus penulis naskah Zach Cregger sengaja merancang Bryan sebagai sosok yang dekat dengan orang awam.

”Karakter Austin bagaikan avatar dalam gim, yang membuat penonton merasa seakan masuk dalam permainan atau situasi berbahaya yang tidak mereka ketahui,” ujar Cregger dalam wawancara bersama Nerdist, dikutip dari Jawapos.

Baca Juga: Christopher Nolan Sajikan Mitologi Yunani Lebih Realistis dalam Film The Odyssey

Cregger menambahkan bahwa Bryan dirancang sebagai ”orang normal”, bukan pahlawan yang bertugas menyelamatkan dunia dari virus.

”Dia tidak pandai bertarung dan bukan seorang atlet. Bryan hanyalah orang biasa yang mengalami hal buruk,” kata Cregger. (*) 

Editor : Chairunnisya
Austin Abrams Resident Evil Raccoon City film horor Bryan