Kata Sandi Keluarga Bantu Anak Waspada Saat Dijemput Orang Lain

Chairunnisya • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 17:31 WIB
Ilustrasi Kekerasan pada Anak
Ilustrasi Kekerasan pada Anak

PONTIANAK POST - Situasi penjemputan darurat dapat membuat anak berada dalam posisi yang membingungkan.

Karena itu, keluarga dapat menyiapkan cara sederhana untuk membantu anak memastikan apakah seseorang benar-benar datang atas permintaan orang tua.

Dilansir dari Jawapos, psikolog Puspaga DP3APPKB Surabaya Widji Lestari SPsi MPsi Psikolog menyarankan keluarga memiliki kode atau kata sandi keselamatan yang hanya diketahui orang-orang tertentu.

Baca Juga: Cegah Bullying dan Kekerasan, Kayong Utara Perkuat POKJA BSAN untuk Sekolah Aman bagi Anak

Buat Kode yang Disepakati

Menurut Widji, kata sandi keselamatan dapat menjadi penapis awal, terutama ketika anak harus menghadapi situasi penjemputan darurat.

Anak tidak boleh mengikuti seseorang yang mengaku diutus orang tua sebelum orang tersebut mampu menyebutkan kata sandi yang telah disepakati keluarga.

Misalnya, keluarga menggunakan kode ’’Bintang Biru’’. Ketika seseorang datang dan mengatakan bahwa ibu meminta dirinya menjemput anak, anak dapat bertanya, ’’Apa kata sandi rahasia dari Mama?’’.

Baca Juga: Kekerasan terhadap Anak di Mempawah Jadi Tanggung Jawab Bersama, FAD Didorong Terus Berinovasi

Anak tidak boleh lebih dahulu menyebutkan atau memberikan petunjuk mengenai kode tersebut.

Jangan Ikut Jika Kode Salah

Jika orang yang menjemput gagal menyebutkan kode dengan tepat, anak tidak boleh ikut, siapa pun orang tersebut.

Anak kemudian harus segera melapor kepada guru, petugas keamanan, atau orang dewasa tepercaya.

Baca Juga: Usut Tuntas Kasus Kekerasan Anak, HWCI Kalbar Puji Langkah Tegas Polres Sambas

’’Kata sandi keluarga memberi batasan yang jelas dan objektif bagi anak sehingga mereka tidak ragu atau bingung ketika dibujuk. Namun, kerahasiaannya harus dijaga ketat,’’ jelas Widji.

Widji menyarankan kode tersebut hanya diketahui anggota keluarga inti yang tinggal serumah.

Dengan demikian, kata sandi dapat menjadi aturan yang jelas bagi anak ketika menghadapi situasi penjemputan yang tidak biasa. (*) 

Editor : Chairunnisya
kata sandi keluarga penjemputan anak keamanan anak keselamatan anak parenting