PONTIANAK POST - Otoritas Arab Saudi pada Jumat membantah laporan mengenai adanya pelaku bom bunuh diri di Masjidil Haram, Mekkah.
Pihak berwenang mengatakan seorang pria memang telah diamankan karena mengganggu orang yang melintas dan menimbulkan kepanikan.
"Otoritas keamanan di ibu kota suci menangkap seseorang karena mengganggu orang yang melintas serta menyebarkan ketakutan dan kepanikan di antara mereka, dan langsung menanganinya," kata otoritas dalam pernyataan di media sosial X.
"Otoritas keamanan menegaskan bahwa klaim yang beredar terkait insiden tersebut tidak benar," lanjut pernyataan itu, Jumat (2/10).
Otoritas tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi pria yang diamankan tersebut.
Baca Juga: Masjid Kuno Berusia Lebih dari 1.400 Tahun Ditemukan di Arab Saudi, Diduga dari Abad Pertama Hijriah
Klaim Bom Bunuh Diri Beredar di Media Sosial
Sebelumnya, beredar klaim di media sosial yang menyebut seorang pria diduga membawa bom bunuh diri dengan mengenakan rompi berisi bahan peledak.
Klaim tersebut menyebut pria itu mendekati Kakbah sebelum akhirnya diamankan oleh petugas keamanan.
Kakbah merupakan bangunan berbentuk kubus yang berada di tengah Masjidil Haram dan menjadi tempat suci utama dalam Islam.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara, Anadolu