PONTIANAK POST - Dunia ikan hias tidak hanya diramaikan oleh arwana atau ikan berwarna mencolok. Beberapa jenis lele juga memiliki penggemar tersendiri, salah satunya black ear catfish yang kini menjadi incaran para kolektor.
Menurut penghobi ikan hias Sugeng Supariyanto, ikan bernama latin Pangasius lanuardi tersebut termasuk jenis yang cukup sulit ditemukan di pasaran.
Memiliki Ciri Khas Telinga Berwarna Hitam
Sugeng menjelaskan bahwa black ear catfish sekilas memiliki bentuk yang mirip dengan ikan patin. Namun, terdapat ciri khas yang membuatnya mudah dikenali.
Baca Juga: Lele dan Nila Jadi Pilihan Ikan Terbaik untuk Akuaponik Pemula
’’Bentuknya sekilas mirip dengan patin. Namun, telinganya berwarna hitam yang menjadi ciri khas dari coraknya,’’ lanjutnya, dikutip dari Jawapos.
Karakter unik tersebut menjadi salah satu alasan ikan ini banyak diminati penghobi.
’’Black ear catfish termasuk yang paling banyak diincar,’’ ungkapnya.
Berasal dari Sungai Mekong
Baca Juga: Mengenal Synodontis Petricola, Lele Polkadot Langka yang Menjadi Primadona
Black ear catfish merupakan ikan asal Sungai Mekong dan masuk kategori ikan impor.
’’Belum bisa dibudidayakan di sini. Karena itu stok di pasar lokal tidak banyak,’’ jelasnya.
Menurut Sugeng, kelangkaan stok membuat ikan ini memiliki kesan eksklusif di kalangan kolektor.
Harga Relatif Tinggi
Baca Juga: Mengenal Bunglon Putih, Ikan Hias Laut Langka yang Banyak Diburu Penghobi
Untuk ukuran sekitar 20 sentimeter, harga black ear catfish berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp150 ribu.
’’Meski bukan termasuk ikan yang terancam punah, jenis ini juga jarang ditemukan di habitat asal,’’ terangnya.
Kelangkaan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat ikan ini semakin diminati penghobi ikan hias.
’’Ikannya juga bagus, memiliki ciri khas karena telinganya berwarna hitam,’’ ujarnya. (*)
Editor : Chairunnisya