PONTIANAK POST - Akses utama Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, untuk sementara tidak dapat dilalui setelah badan jalan tertutup material banjir bandang, Senin (21/9) malam. Polisi meminta pengendara menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang hingga proses pembersihan selesai.
Kasat Lantas Polres Solok IPTU Akbar Kharisma Tanjung mengatakan material banjir menutup badan jalan sehingga kendaraan belum dapat melintas dari arah Solok menuju Padang maupun sebaliknya.
"Akibat material banjir bandang yang menutupi jalan Solok-Padang, sementara waktu tidak bisa dilalui," katanya di Arosuka, Selasa.
Akbar mengimbau pengendara tidak memaksakan diri melewati ruas jalan yang terdampak. Untuk sementara, kendaraan yang hendak menuju Padang dari Solok maupun sebaliknya diarahkan melalui jalur alternatif Padang Panjang.
Polisi bersama personel gabungan masih melakukan pembersihan material yang menutup badan jalan. Upaya tersebut dilakukan agar akses Solok-Padang dapat kembali digunakan masyarakat.
Tim Gabungan Tangani Dampak Banjir
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, banjir bandang menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Arosuka sekitar pukul 20.00 WIB, Senin.
Setelah kejadian, tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok, serta masyarakat langsung bergerak melakukan evakuasi dan penyelamatan.
Petugas juga melakukan penanganan di sejumlah titik yang terdampak banjir bandang guna mengurangi risiko terhadap masyarakat maupun pengguna jalan.
Masyarakat yang berada di kawasan terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan selama proses penanganan berlangsung. Warga juga diingatkan menjauhi aliran sungai dan lokasi yang berpotensi membahayakan.
Selain itu, masyarakat diminta mematuhi arahan petugas di lapangan, termasuk mengenai akses jalan dan jalur alternatif yang dapat digunakan selama material banjir bandang masih dalam proses pembersihan. (ant)
Sumber : Antara