PONTIANAK POST - Selain cahaya, media tanam menjadi bagian penting dalam perawatan Philodendron Red Congo.
Balcony Garden Web menyarankan penggunaan media yang memiliki drainase baik dan kaya bahan organik. Sedikit kompos dan coco peat dapat ditambahkan ke dalam campuran media.
Media dengan drainase baik membantu mengurangi masalah yang muncul akibat kelebihan air pada akar.
Baca Juga: Philodendron Red Congo, Hibrida Berdaun Hijau Burgundy yang Tumbuh Tegak
Periksa Tanah Sebelum Menyiram
Philodendron Red Congo tidak disarankan disiram setiap hari. Penyiraman dilakukan setelah tanah mulai sedikit mengering.
Kondisi media dapat diperiksa dengan memasukkan jari ke dalam tanah sebelum tanaman kembali disiram.
Cara tersebut membantu mengetahui apakah media masih cukup lembap atau sudah membutuhkan air.
Baca Juga: Cara Merawat Philodendron Red Emerald, Perhatikan Cahaya dan Media Tanam
Penyiraman yang terlalu sering dapat membuat kondisi media terlalu basah dan meningkatkan risiko busuk akar.
Perhatikan Suhu Ruangan
Philodendron Red Congo tumbuh paling baik pada suhu 64–86 derajat Fahrenheit atau sekitar 18–30 derajat Celsius.
Tanaman perlu dijauhkan dari suhu di bawah 50 derajat Fahrenheit atau sekitar 10 derajat Celsius.
Baca Juga: Philodendron Red Emerald Bisa Diperbanyak dari Stek, Begini Cara Melakukannya
Lokasi tanaman juga sebaiknya tidak berdekatan dengan jendela yang dingin, aliran udara, atau ventilasi.
Kelembapan dan Pemupukan
Jika kondisi ruangan cenderung kering, terutama selama musim dingin, Balcony Garden Web menyarankan penggunaan humidifier atau menempatkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air.
Untuk pemupukan, Philodendron Red Congo memiliki pertumbuhan yang relatif lambat sehingga tidak membutuhkan banyak pupuk.
Baca Juga: Mengenal Philodendron Red Emerald, Tanaman Merambat dari Brasil dengan Urat Daun Merah
Pupuk cair seimbang dapat diberikan dengan konsentrasi yang diencerkan hingga seperempat dari takaran normal.
Pemupukan dilakukan setiap enam hingga delapan minggu dan dihentikan selama musim dingin. (*)
Editor : Chairunnisya