Rumah Lembap dan Berjamur? Kenali Dua Penyebab Utamanya

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 17:09 WIB
Ilustrasi cat rumah (AI)
Ilustrasi cat rumah (AI)

PONTIANAK POST - Rumah yang lembap dapat membuat ruangan terasa pengap sekaligus memicu munculnya jamur dan lumut pada dinding maupun plafon.

Jika terus dibiarkan, kelembapan dapat menyebabkan permukaan tembok rusak dan plafon lapuk.

Karena itu, mengatasi rumah berjamur sebaiknya tidak dimulai dengan mengecat ulang. Sumber kelembapan perlu dicari dan diatasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Warna Cat Bisa Ubah Suasana Rumah, Ini Cara Tepat Memilihnya

Dilansir dari Jawapos, kreator konten Fikatty Rafikasari mengatakan, pengecekan sumber masalah menjadi langkah awal yang penting sebelum membersihkan atau mengecat ulang bagian rumah yang berjamur.

’’Langkah awal mengatasi rumah berjamur itu sebenarnya harus dicek sumbernya dulu dari apa. Karena percuma kalau penyebabnya nggak diatasi, mau dicat ulang berkali-kali bakal muncul lagi jamurnya,’’ ujar Fikatty.

Menurut Fikatty, dua penyebab umum kelembapan adalah sirkulasi udara yang kurang baik dan kebocoran air yang tidak terlihat.

Baca Juga: Cara Menggunakan Artifact, Warna Tahun 2027 di dalam Rumah

Sirkulasi udara perlu diperhatikan

Fikatty pernah mengalami masalah kelembapan di gudang rumahnya akibat sirkulasi udara yang kurang baik.

Kondisi tersebut bahkan membuat plafon berbahan gypsum beberapa kali roboh karena terus-menerus terkena lembap hingga lapuk.

Untuk mengatasinya, Fikatty mengganti material plafon dengan tripleks.

Baca Juga: Tips Menentukan Bahan dan Warna Gorden Sesuai Konsep Interior Rumah

Dia juga memastikan udara di dalam gudang tetap bergerak dengan membiarkan pintu dan jendela terbuka.

’’Kalau di gudangku, pintunya itu jarang aku tutup. Hampir nggak pernah aku tutup sih sama jendelanya. Jadi selalu terbuka setiap saat,’’ katanya.

Periksa kemungkinan kebocoran

Selain memperbaiki sirkulasi udara, sumber kebocoran juga perlu diperiksa apabila kelembapan terus muncul di area tertentu.

Baca Juga: Tips Memilih Warna Cat Dinding agar Rumah Terasa Lebih Homey

Untuk kebocoran yang sulit ditemukan atau terjadi berulang, Fikatty menyarankan menggunakan jasa tenaga ahli perpipaan, bukan sekadar tukang bangunan umum.

’’Saya ada pengalaman plafon bocor di kamar mandi lantai dua. Saya panggil ahli pipa baru ketemu adanya aliran air yang menggenang,’’ ucapnya.

Dengan menemukan sumber masalah terlebih dahulu, perbaikan dapat dilakukan pada penyebabnya, bukan hanya pada permukaan dinding atau plafon yang sudah terkena jamur. (*)

Editor : Chairunnisya
rumah lembap rumah berjamur penyebab jamur sirkulasi udara kebocoran air