PONTIANAK POST - Rayap dapat menyerang kayu dan menyebabkan kerusakan pada bangunan.
Karena itu, keberadaan serangga tersebut di sekitar rumah perlu diperhatikan, terutama ketika tanda infestasi mulai terlihat.
Pemeriksaan dapat dilakukan dengan mengenali keberadaan rayap bersayap dan kotoran yang ditinggalkan di sekitar bagian rumah.
Baca Juga: Rayap Bawah Tanah Asia Terdeteksi di Tampa Bay untuk Pertama Kalinya
Periksa Kotoran Rayap
Dilansir dari Axios, salah satu tanda infestasi yang perlu diperiksa adalah kotoran rayap. Kotoran tersebut tampak seperti serbuk gergaji dan biasanya menumpuk di dekat ambang atau kusen jendela.
Jika tanda tersebut ditemukan, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keberadaan koloni rayap.
Baca Juga: Musim Kawin Rayap, Kenali Tanda Keberadaannya di Sekitar Rumah
Rayap Bersayap Tidak Selalu Berarti Infestasi
Rayap reproduktif yang disebut swarmers memiliki sayap dan keluar untuk membentuk koloni baru.
Namun, menemukan beberapa ekor rayap bersayap di dalam rumah tidak selalu berarti bangunan telah terinfestasi.
Menurut Thomas Chouvenc, beberapa rayap bersayap dapat masuk dari koloni yang berada di sekitar rumah dan tidak menyebabkan kerusakan struktural. Meski demikian, keberadaannya tetap perlu diperhatikan.
Baca Juga: Cara Memeriksa Rumah untuk Menemukan Tanda Awal Serangan Rayap
Pengendalian Disesuaikan dengan Jenis Rayap
Pengendalian rayap perlu disesuaikan dengan jenisnya karena setiap spesies membutuhkan metode penanganan yang berbeda. Fumigasi dapat digunakan untuk menangani infestasi rayap kayu kering.
Pemilik rumah juga dapat melakukan langkah pencegahan, salah satunya menggunakan stasiun umpan atau bait stations. (*)
Editor : Chairunnisya