PONTIANAK POST - Pohon jambu biji yang ditanam dalam pot dapat menghasilkan buah sepanjang tahun di wilayah tropis dan kering.
Buah umumnya matang sekitar tiga hingga empat bulan setelah tanaman berbunga.
Sebagian besar varietas jambu biji disebut dapat melakukan penyerbukan sendiri. Di wilayah tropis dan kering, buah dapat matang sepanjang tahun, kecuali pada musim panas.
Baca Juga: Jambu Biji dalam Pot Butuh Sinar Matahari, Ini Cara Merawatnya
Balcony Garden Web menyebut tanda kematangan dapat dilihat dari perubahan warna kulit.
Warna kulit dapat berubah menjadi hijau kekuningan, kuning, merah muda, atau warna pucat, bergantung pada varietas. Buah jambu biji justru terasa lebih enak jika dipetik sebelum benar-benar matang.
Waspadai Hama pada Pohon Jambu
Meski pohon jambu biji disebut cukup kuat, tanaman tetap perlu dipantau dari hama kebun.
Baca Juga: Cara Menanam Jambu Biji dalam Pot, Cocok untuk Lahan Terbatas
Beberapa hama yang dapat menyerang antara lain kutu putih, guava scale atau serangga sisik, kutu kebul, lalat buah, dan thrips. Selain hama, penyakit juga dapat menjadi masalah pada tanaman jambu biji.
Karat dapat muncul ketika kondisi terlalu hangat dan kelembapannya tinggi. Penyakit lainnya yang disebut adalah antraknosa dan bercak daun.
Untuk menghindari masalah tersebut, penyiraman berlebihan perlu dihindari. Tanaman juga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang memiliki sirkulasi udara baik.
Baca Juga: Tak Punya Lahan Luas? Begini Cara Menanam dan Merawat Jambu Biji di Pot
Buah Bisa Dimakan Segar atau Diolah
Jambu biji disebut memiliki kandungan vitamin C dan dapat dimakan langsung, termasuk bijinya.
Buah yang telah matang juga dapat digunakan untuk membuat es krim jambu biji, jus, selai, chutney, saus, maupun makanan penutup.
Dengan demikian, menanam jambu biji dalam pot bukan hanya memungkinkan dilakukan di ruang terbatas, tetapi juga dapat menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi ketika tanaman dirawat dengan memperhatikan kebutuhan cahaya, air, nutrisi, pemangkasan, dan pengendalian hama. (*)
Editor : Chairunnisya