PONTIANAK POST - Setelah melalui masa pertumbuhan, tanaman pepaya mulai menghasilkan buah.
Balcony Garden Web menyebut pembentukan buah terjadi sekitar sembilan hingga 12 bulan setelah penanaman.
Waktu panen perlu diperhatikan karena buah pepaya sensitif terhadap paparan sinar matahari. Buah juga harus dipetik dengan hati-hati agar tidak mengalami kerusakan.
Baca Juga: Tanaman Pepaya Butuh Banyak Sinar Matahari, Ini Cara Merawatnya
Kenali Tingkat Kematangan
Kematangan pepaya dapat dilihat dari perubahan warna pada kulit buah. Tingkat pertama adalah buah yang sudah berkembang tetapi masih sepenuhnya hijau.
Pada tingkat berikutnya, sekitar 10–15 persen permukaan kulit mulai berubah menjadi kuning.
Kemudian, sekitar 25 persen permukaan kulit berubah menjadi kuning dengan bagian lainnya masih berwarna hijau.
Baca Juga: Cara Menanam Pepaya dari Biji di Pot agar Tumbuh Subur
Pada tingkat kematangan 75 persen, sebagian besar permukaan kulit sudah berwarna kuning. Sementara pada tingkat 76–100 persen, kulit buah berubah menjadi kuning hingga oranye.
Cara Memanen Pepaya
Buah pepaya perlu dipisahkan dari pohon secara hati-hati. Sumber menyarankan menggunakan sarung tangan plastik atau alat sejenis untuk membantu proses pemanenan.
Buah dapat dipetik dengan gerakan memutar secara perlahan atau menggunakan pisau pendek. Sisakan tangkai sekitar 0,5 sentimeter pada buah.
Baca Juga: Coba Makan Pepaya Setiap Hari Mulai Besok, Rasakan Manfaat Luar Biasa yang Jarang Diketahui
Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Buah yang telah dipanen juga tidak dianjurkan terkena paparan matahari langsung.
Waspadai Hama dan Penyakit
Selain memperhatikan buah, tanaman pepaya juga perlu dipantau dari gangguan hama dan penyakit.
Beberapa hama yang disebut sumber antara lain lalat buah, tungau, kumbang penggerek, kutu daun, wereng daun, dan kutu kebul.
Pepaya juga dapat mengalami sejumlah penyakit, termasuk penyakit akibat jamur tanah, embun tepung, busuk buah, virus ringspot pepaya, dan nematoda.
Baca Juga: Jus Pepaya Ampuh Meredakan Asam Urat, Mudah dan Murah!
Karena itu, kondisi tanaman perlu diperhatikan sejak pertumbuhan hingga memasuki masa berbuah agar gangguan pada tanaman dapat diketahui lebih awal. (*)
Editor : Chairunnisya