PONTIANAK POST - Bunga dahlia bisa tetap tampil menarik dan menghasilkan bunga baru ketika tanaman dirawat dengan baik. Bahkan, tanaman ini dapat terus berbunga selama kebutuhan dasarnya terpenuhi.
Ada sejumlah perawatan yang perlu diperhatikan agar dahlia tetap sehat dan mampu mempertahankan bunganya lebih lama.
Mulai dari membuang bunga yang sudah layu, menjaga kelembapan tanah, hingga melindungi tanaman dari embun beku.
Baca Juga: 10 Tanaman Kuning yang Bisa Tumbuh di Air, Bikin Rumah Makin Cerah Tanpa Tanah
Berikut tujuh cara merawat dahlia yang dapat dilakukan untuk mempertahankan pembungaan tanaman.
1. Rutin Membuang Bunga yang Layu
Salah satu perawatan penting adalah membuang bunga dahlia yang sudah melewati masa mekarnya atau deadheading.
Bunga yang sudah layu beserta bakal biji di bawahnya perlu dipotong. Langkah ini mendorong tanaman menghasilkan bunga baru sekaligus membuat tampilannya tetap rapi.
Baca Juga: Tak Perlu Beli Pupuk, 10 Bahan di Rumah Ini Bisa Bantu Tanaman Tumbuh Subur
Saat memotong, jangan hanya memangkas tepat di bawah bunga. Ikuti batang ke arah bawah hingga mencapai bagian tempat tangkai bunga menyatu dengan batang utama.
Jika bunga tumbuh pada batang utama, pemangkasan dapat dilakukan dua hingga tiga ruas daun ke bawah. Pemotongan yang lebih dalam dapat mendorong pertumbuhan tangkai yang lebih panjang.
2. Jaga Penyiraman Tetap Konsisten
Dahlia membutuhkan kelembapan yang cukup dan merata. Kondisi panas pada akhir musim panas dapat membuat kebutuhan air tanaman meningkat.
Baca Juga: Tanaman Pepaya Butuh Banyak Sinar Matahari, Ini Cara Merawatnya
Dilansir dari Better Homes & Gardens (BHG), adalah sekitar satu inci air per minggu. Namun, kebutuhan tersebut dapat berubah tergantung jenis tanah, jarak tanaman, penggunaan mulsa, dan kondisi cuaca.
Untuk mengetahui apakah tanaman membutuhkan air, sentuh tanah dengan jari. Singkirkan mulsa kemudian masukkan jari ke dalam tanah hingga ruas utama.
Jika terasa kering, tanaman perlu disiram. Jika tanah masih terasa sejuk dan lembap, penyiraman belum diperlukan.
Dahlia yang ditanam dalam pot bahkan dapat membutuhkan penyiraman setiap hari atau dua hari sekali ketika cuaca panas.
Baca Juga: Tanaman Tomat dalam Pot Perlu Dicek Setiap Pekan, Ini Alasannya
Penyiraman sebaiknya diarahkan ke bagian pangkal tanaman. Cara ini membantu air mencapai area yang membutuhkan sekaligus mengurangi potensi masalah akibat kelembapan pada daun.
3. Perbarui Lapisan Mulsa
Mulsa alami seperti potongan rumput, jerami pinus, atau daun yang dicacah akan terurai seiring waktu. Karena itu, lapisan mulsa perlu diperbarui ketika mulai menipis.
Mulsa membantu mempertahankan kelembapan tanah sekaligus menekan pertumbuhan gulma.
Tanah yang terbuka di antara tanaman dahlia dapat diberi lapisan mulsa baru untuk melindungi kelembapan tanah dan mengurangi paparan panas matahari pada sore hari.
Namun, hindari menumpuk mulsa terlalu dekat dengan pangkal tanaman.
4. Beri Penyangga pada Dahlia yang Tinggi
Sejumlah varietas dahlia dapat tumbuh hingga setinggi dada atau bahkan lebih pada akhir musim. Tanaman yang tinggi berisiko roboh ketika terkena angin atau hujan deras.
Baca Juga: 6 Varietas Philodendron yang Mudah Dirawat di Dalam Rumah, Cocok untuk Tanaman Indoor
Jika penyangga belum dipasang sebelumnya, tanaman yang sudah tinggi tetap dapat diberi penyangga.
Namun, pemasangannya perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengenai umbi di dalam tanah.
Untuk tanaman tunggal, pasang penyangga kemudian ikat batang utama menggunakan tali dengan ikatan longgar.
Jika tanaman condong ke satu arah, penyangga dapat ditempatkan di sisi berlawanan untuk memberikan tarikan ringan.
Baca Juga: Mengenal Philodendron Atabapoense, Tanaman Tropis dengan Daun Besar Berbentuk Hati
Pada dahlia yang ditanam dalam barisan, beberapa tiang kokoh dapat dipasang di sepanjang sisi barisan dan dihubungkan menggunakan tali.
5. Beri Pupuk Sesuai Kebutuhan
Dahlia termasuk tanaman yang membutuhkan banyak nutrisi untuk mendukung pembentukan bunga. Perhatikan kondisi daun. Sebagian besar varietas dahlia seharusnya memiliki daun berwarna hijau tua.
Jika tanaman tidak mengalami kekurangan air, terlalu banyak air, kerusakan akibat hama, atau masalah akar, tetapi terlihat pucat secara keseluruhan, daun tua menguning, dan pertumbuhannya melambat, tanaman mungkin membutuhkan sedikit nitrogen.
Baca Juga: Ingin Panen Sayuran Lebih Cepat? Coba 7 Tanaman Daun Ini
Pupuk cair serbaguna berimbang seperti 10-10-10 dapat digunakan untuk tanaman dengan gejala tersebut.
Hindari pemberian nitrogen dalam dosis tinggi. Pemberian nitrogen berlebihan dapat mengganggu proses pengerasan dan penyimpanan umbi.
Untuk dahlia yang ditanam dalam wadah, kebutuhan nutrisi perlu diperhatikan karena penyiraman yang sering dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam media tanam.
Baca Juga: Philodendron Brandi, Tanaman Hias dengan Daun Hijau Keperakan
6. Periksa Tanaman dari Serangan Hama
Beberapa hama yang dapat menyerang dahlia antara lain kumbang Jepang, kutu daun, dan belalang.
Beberapa daun yang rusak pada tanaman dewasa biasanya bukan masalah besar. Namun, jika hama mulai merusak bunga, penanganan perlu dilakukan.
Salah satu cara yang disarankan adalah memeriksa tanaman pada pagi hari dan mengambil serangga yang terlihat menggunakan tangan, kemudian memasukkannya ke dalam wadah berisi air sabun.
Untuk kutu daun, hama dapat dibersihkan dari tanaman menggunakan semprotan air dari selang.
Saat memeriksa tanaman, jangan lupa melihat bagian bawah daun. BHG juga menyarankan menghindari penggunaan pestisida karena hamparan dahlia dapat menarik penyerbuk. (*)
Editor : Chairunnisya