Apa Bedanya Helikopter Black Hawk dan Seahawk? Ini Keunggulan Versi Angkatan Laut AS

Budi Miank • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 09:55 WIB
Helikopter UH-60 Black Hawk dan MH-60 Seahawk memiliki desain serupa, tetapi dirancang untuk kebutuhan operasi militer berbeda. (US Navy/Wikimedia Commons)
Helikopter UH-60 Black Hawk dan MH-60 Seahawk memiliki desain serupa, tetapi dirancang untuk kebutuhan operasi militer berbeda. (US Navy/Wikimedia Commons)

PONTIANAK POST – Helikopter UH-60 Black Hawk dan MH-60 Seahawk merupakan dua pesawat militer Amerika Serikat yang memiliki desain dasar serupa, tetapi dikembangkan untuk kebutuhan operasi berbeda. 

Black Hawk menjadi andalan misi angkut dan dukungan tempur di darat, sedangkan Seahawk dirancang untuk menjalankan operasi maritim bersama armada kapal perang.

Keduanya berasal dari keluarga helikopter H-60 buatan Sikorsky. Black Hawk mulai digunakan Angkatan Darat AS pada 1979, sementara varian laut SH-60B Seahawk mulai diterima Angkatan Laut AS pada 1983.

Baca Juga: Misi JSDF Jepang di Kalbar Berakhir, Tiga Helikopter Chinook Tinggalkan Operasi Karhutla

Menurut laporan SlashGear, perbedaan keduanya tidak hanya terletak pada nama atau cabang militer yang mengoperasikan, tetapi juga pada desain, perlengkapan, dan tugas operasional.

UH-60 Black Hawk terutama digunakan untuk mengangkut pasukan, membawa kargo, evakuasi medis, dan mendukung operasi tempur.

Helikopter ini dapat membawa hingga 11 personel bersenjata lengkap, selain awak pesawat. Black Hawk juga dapat dilengkapi senapan mesin di pintu samping untuk memberikan perlindungan ketika pasukan naik atau turun.

Fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan utamanya. Berbagai varian Black Hawk digunakan untuk misi khusus, operasi malam, penyelamatan, hingga dukungan logistik.

Baca Juga: 3 Helikopter Jepang Tuntaskan Misi Padamkan Karhutla di Kalbar

MH-60 Seahawk merupakan pengembangan keluarga H-60 untuk kebutuhan Angkatan Laut AS. 

Helikopter ini dapat beroperasi dari kapal perusak, kapal penjelajah, kapal tempur pesisir, hingga kapal induk yang memiliki fasilitas penerbangan.

Salah satu perbedaan paling mudah dikenali adalah kemampuan melipat bilah rotor utama dan bagian ekor. Fitur tersebut membuat Seahawk lebih mudah disimpan di hanggar kapal yang memiliki ruang terbatas.

Seahawk juga dilengkapi perlindungan terhadap korosi akibat lingkungan laut. Peralatan navigasi dan sensornya disesuaikan untuk operasi di atas permukaan air.

Perbedaan paling penting terdapat pada perlengkapan misi. Varian MH-60R dirancang untuk peperangan antikapal selam, peperangan antikapal permukaan, serta operasi peperangan elektronik.

Pesawat ini dapat menggunakan sonar celup, sonobuoy, radar pencarian, dan torpedo untuk mendeteksi serta menghadapi kapal selam. 

Baca Juga: Pergantian Kepala Kantor SAR Pontianak: Helikopter yang Hilang jadi Pengalaman Tak Terlupakan

Sementara MH-60S lebih banyak digunakan untuk pencarian dan penyelamatan tempur, dukungan logistik, penanggulangan ranjau laut, serta operasi khusus.

Angkatan Laut AS menyebut MH-60R dan MH-60S sebagai dua varian utama Seahawk dengan pembagian tugas yang berbeda.

Secara sederhana, Black Hawk merupakan helikopter serbaguna untuk mendukung operasi darat, sedangkan Seahawk adalah adaptasi maritim yang memiliki perlengkapan khusus untuk beroperasi dari kapal perang.(*)

Editor : Budi Miank
Black Hawk Seahawk helikopter militer AS Sikorsky