PONTIANAK POST - Bepergian dan menginap di hotel atau tempat sewa bisa meninggalkan masalah yang tidak diinginkan jika kutu kasur ikut terbawa pulang.
Karena itu, pemeriksaan kamar sebelum membongkar koper penting dilakukan.
Better Homes & Gardens menyebut , kutu kasur dapat bersembunyi di celah-celah kecil dan tidak hanya ditemukan di tempat tidur. Hama ini juga bisa berada di bantalan kursi, lemari, hingga celah dinding.
Baca Juga: Rahasia Traveling Murah dan Berkualitas, Ini Tips Buru Tiket Hemat yang Wajib Dicoba
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan sebelum koper dibuka dan pakaian dikeluarkan. Berikut lima lokasi yang perlu diperiksa.
1. Kasur dan Rangka Tempat Tidur
Tempat pertama yang perlu diperiksa adalah kasur. Sebelum membuka koper, letakkan barang bawaan di tempat yang lebih tinggi, seperti penyangga koper, dan jauhkan dari tempat tidur serta karpet.
Jika tidak tersedia penyangga koper, permukaan keras seperti lantai keramik, meja, atau bak kamar mandi dapat digunakan sementara.
Baca Juga: Pilihan Makanan Awet untuk Traveling: Praktis, Tahan Lama, dan Mengenyangkan
Periksa sudut kasur, jahitan kepala tempat tidur, bagian bawah label kasur, serta jahitan di sepanjang tepinya. Senter dari ponsel dapat digunakan untuk membantu melihat bagian yang gelap.
Tanda keberadaan kutu kasur antara lain bintik hitam seperti lada, kulit yang terlepas, kelompok telur berwarna bening, noda merah akibat kutu yang tergencet, serta selubung berwarna kekuningan.
Kasur juga perlu diangkat untuk memeriksa bagian penyangga dan bilah rangka. Celah pada kayu menjadi salah satu lokasi yang dapat digunakan kutu kasur untuk bersembunyi.
Baca Juga: Pilihan Makanan Awet untuk Traveling: Simpel, Praktis, dan Mengenyangkan
2. Sofa, Kursi, dan Furnitur Berlapis
Setelah tempat tidur diperiksa, lanjutkan ke furnitur berlapis kain. Sofa, kursi, dan ottoman dapat menjadi tempat persembunyian yang sering terlewatkan.
Periksa bagian jahitan, lipatan, sudut, serta bagian bawah bantalan. Area bertekstur dan bagian dengan pipa atau lis kain juga perlu diperhatikan.
Furnitur yang berada dekat tempat tidur perlu mendapat perhatian lebih karena kutu kasur dapat berpindah beberapa kaki dari tempat tidur untuk mencari sumber makanan.
3. Kepala Tempat Tidur dan Perlengkapan Dinding
Bagian yang menempel pada dinding di sekitar tempat tidur juga perlu diperiksa.
Baca Juga: Waspadai Gigitan Kutu Kasur: Ini Gejala, Risiko, dan Cara Mengatasinya
Perhatian khusus dapat diberikan pada sambungan atau pengencang, terutama jika kepala tempat tidur terbuat dari kayu atau memiliki lapisan kain.
Bingkai foto atau karya seni yang berada di atas maupun dekat tempat tidur juga dapat menjadi tempat persembunyian.
Gunakan senter untuk memeriksa bagian tepi bingkai dan celah-celah yang gelap.
Kutu kasur cenderung menghindari cahaya dan aktif pada malam hari, sehingga tempat gelap dapat menjadi lokasi persembunyian pada siang hari.
Baca Juga: Sebelum Unggah Foto Liburan, Hormati Privasi dan Pikirkan Jejak Digital
4. Lindungi Koper Selama Perjalanan
Setelah kamar dinyatakan aman, perhatian berikutnya adalah menjaga agar koper dan barang bawaan tidak menjadi tempat baru bagi kutu kasur.
Barang-barang baru yang dibeli selama perjalanan, terutama barang bekas atau dari toko barang antik, sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sebelum disimpan bersama koper.
Baca Juga: Unggah Lokasi Liburan Sembarangan Bisa Memicu Risiko Keamanan Digital
Barang tersebut dapat ditempatkan dalam kantong plastik yang diikat rapat atau packing cube selama perjalanan.
Jika memungkinkan, barang baru juga dapat disimpan di luar ruangan selama beberapa hari sebelum dibawa masuk ke rumah.
5. Periksa Kembali Barang Saat Pulang
Langkah pencegahan tidak berhenti ketika perjalanan selesai. Saat tiba di rumah, pakaian sebaiknya langsung dipindahkan ke mesin cuci.
Better Homes & Gardens mengutip saran ahli kebersihan Scott Schrader untuk mencuci pakaian dengan air panas dan kemudian mengeringkannya dengan panas.
Baca Juga: Etika Bermedia Sosial Penting Agar Unggahan Liburan Tidak Menimbulkan Masalah
Koper juga disarankan disedot menggunakan penyedot debu dan diperiksa sebelum disimpan.
Jika ada dugaan koper atau barang telah terpapar kutu kasur, barang bawaan dapat dipisahkan dan disimpan dalam wadah plastik atau di luar rumah sampai dipastikan terbebas dari hama.
Gunakan Uap dan Penyedot Debu Jika Curiga
Jika ada kecurigaan paparan kutu kasur, steamer dan penyedot debu dapat digunakan sebagai langkah awal sebelum meminta bantuan profesional.
Baca Juga: Tips Bersihkan Shower dengan Semprotan Buatan Sendiri, Mudah dan Praktis
Steamer dapat diarahkan ke jahitan, celah, dan kaki furnitur dengan panas yang dipertahankan selama sekitar 10–30 detik pada setiap bagian.
Penyedotan juga perlu dilakukan secara perlahan dan menyeluruh, terutama pada tepi, jahitan, dan sudut.
Dengan memeriksa kamar sebelum membongkar koper dan menjaga barang bawaan tetap terlindungi selama perjalanan, risiko membawa kutu kasur pulang dapat dikurangi. (*)
Editor : Chairunnisya