PONTIANAK POST - Kondisi Taman Teras Parit Nanas yang minim penerangan saat malam hari mendapat perhatian Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Emiliana. Ia menyayangkan fasilitas publik yang sebelumnya telah dibangun dengan baik dan dilengkapi berbagai sarana prasarana tersebut, kini justru terlihat gelap ketika malam tiba.
Menurut Emiliana, keberadaan taman sebagai ruang terbuka publik seharusnya dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat. Namun, minimnya lampu penerangan dikhawatirkan membuat warga enggan berkunjung, terutama pada malam hari.
"Kalau kondisinya gelap seperti itu, tentu masyarakat juga takut untuk datang. Apalagi, taman merupakan fasilitas umum yang seharusnya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai dan beraktivitas. Jangan sampai karena minim penerangan, tempat tersebut justru menjadi rawan dan dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan tindak kejahatan," ujarnya Selasa (3/11).
Baca Juga: Bahasan Soroti Penerangan dan Pemeliharaan Taman Parit Nanas Pontianak
Ia menilai, menjaga dan merawat fasilitas publik bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian bersama. Fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran pemerintah harus dijaga agar tetap berfungsi dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.
Emiliana berharap persoalan penerangan di kawasan Taman Teras Parit Nanas dapat menjadi perhatian instansi terkait. Menurutnya, lampu penerangan merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan ruang publik.
Ketika penerang sudah dibenahi, dimintanya juga harus dijaga bersama. Tentunya dengan keterlibatan masyarakat, sehingga ke depan Taman Teras Parit Nanas bisa dikunjungi oleh masyarakat banyak.
Jika itu sudah tercipta, maka secara sendirinya runutannya akan tercipta. Salah satunya perputaran perekonomian, diyakininya bakal tumbuh. namun syarat pertumbuhan ekonomi, pastinya ruang tersebut harus steril dan dalam keadaan aman dan nyaman. Dengan demikian masyarakat akan berbondong-bondong datang kesana, paling tidak masyarakat di Pontianak Utara.
"Fasilitas yang sudah dibangun dengan baik ini tentu harus kita jaga bersama. Jangan sampai sarana yang sudah tersedia tidak bisa dinikmati masyarakat hanya karena persoalan penerangan dan perawatan. Kalau lingkungannya terang, masyarakat juga akan merasa lebih aman dan nyaman untuk datang," pungkasnya.(iza)
Editor : Rafael B. Junior